Lindungi Perut Anda Dengan Menghindari Makanan Berikut

Reckonwordwide.com – Peradangan pada perut adalah saat perut kita terasa mual dan sakit karena meradangnya sistem pencernaan akibat makanan atau minuman yang kita konsumsi berlebih. Mengetahui hal ini tentu harus ada himbauan atau saran untuk makanan apa yang dapat menyebabkan peradangan jika dikonsumsi berlebihan.

Dikutip dari sebuah situs Reader’s Digest, di sebutkan apa saja makanan yang paling tidak baik untuk perut kita dan sistem pencernaan. Dan perlu untuk dipikir 2 kali jika ingin mengonsumsinya.

Menurut Reader’s Digest makanan yang dapat memicu terjadinya peradangan perut adalah makanan yang mengandung 3 lemak jahat didalamnya. 3 lemak tersebut antara lain lemak trans, lemak jenuh, dan lemak omega-6.

Berikut makanan yang mengandung lemak trans, lemak jenuh, dan tidak baik untuk kesehatan perut kita.

1. Olahan Daging

Olahan daging seperti yang terdapat pada hot dog diketahui memiliki tingkat kalori dan lemak jenuh yang tinggi serta tidak memiliki serat yang baik bagi sistem pencernaan kita, dan yang lebih parah lagi adalah meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke.

“Daging olahan sangat sulit untuk dicerna. Daging olahan bisa bertahan di usus lebih lama karena sulit diurai,” tutur ahli kesehatan Julie Rothenberg.

2. Gorengan

Gangguan pencernaan seperti asam lambung dan mulas biasanya dipicu karena kita mengkonsumsi gorengan. Gorengan yang memiliki kandungan lemak tinggi dinilai oleh seorang dokter kesehatan akan lama proses pencernaanya hal ini dikarenakan kandungan lemaknya yabg tinggi.

3. Makanan Tanpa Lemak

Makanan yang tidak memiliki kandungan lemak sedikitpun ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan perut. Hal ini dikatakan oleh Founder & CEO Lumi, Hillary Lewis Murray.

“Makanan bebas lemak mengandung banyak zat pengawet dan bahan kimia buatan. Tubuh tidak dibuat untuk mencerna bahan-bahan buatan. Adanya penumpukan dari zat makanan ini menyebabkan perut kembung dan didera kelelahan,” jelas Hillary Lewis Murray, Founder & CEO Lumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *