Kadar Gula Darah Pengaruhi Kesehatan Jantung

 

 

Reckonwordwide.com – Kadar gula darah yang terlalu berlebihan akan menyebabkan dapak negatif bagi tubuh, diantaranya dapat menyebabkan penyakit diabetes. Tetapi, keadaan tubuh mengalami kekurangan kadar gula atau hipoglikemi juga akan tidak baik bagi kesehatan.

Ketua Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD mengungkapkan hipoglikemi dapat menyebabkan gangguan pada jantung. Keadaan buruknya, orang yang mengalami hal tersebut berisiko terkena serangan jantung. Sehingga dr. Imam menghimbau supaya menghindari keadaan tersebut.

“Harus dihindari, karena otak kita sumber energi dari gula. Pertama kali terjadi hipoglikemi, kita akan bereaksi. Kalau itu terjadi berulang, pada kondisi tertentu, hipo itu bisa menyebabkan reaksi tubuh mengeluarkan adrenalin (reaksi tubuh mengompensasi kalau gula darah rendah). Harapannya gula naik,” katanya.

“Adrenalin tidak baik untuk jantung, sehingga kalau gula darah turun, adrenalin naik, stimulasi ke jantung akan lebih meningkat. Kalau terjadi berulang, terjadi serangan jantung,” imbuhnya.

Orang akan mengalami kekurangan gula darah biasanya akan mudah lapar, berkeringat dingin, pusing, mata berkunang-kunang dan bingung.

“Pertolongan pertama, segera makan dan minum apa saja yang ada di depan Anda, gula dan lainnya. Semampu dia. Karena itu untuk menyelamatkan. Apa yang dimakan tidak langsung jadi gula, menunggu proses dulu,” katanya.

Kadar gula darah yang normal bagi tubuh adalah antara 70-130 mg/dL ketika sebelum makan, kemudian setelah dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dL dan setelah tidak makan ayai berpuasa hingga delapan jam kurang dari 100 mg/dL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *