Cara Pemakaian Pantyliner Yang Sehat

 

 

Reckonwordwide.com – Penggunaan pantyliner biasanya digunakan untuk menyerap keputihan dan cairan yang keluar dari vagina supaya tidak terkena ke celana dalam. Selain itu juga kalian akan terasa lebih merasa nyaman untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Pantyliner juga dapat menjadi alternatif bila kalian malas untuk mengganti celana dalam berkali-kali. Dalam setiap 6 jam sekali sebaiknya kita mengganti celana dalam yang kita kenakan, karena bila terlalu lama maka cairan yang keluar dari vagina akan membasahi celana dalam dan dapat menyebabkan iritasi bagi vagina. Dan untuk mengatasinya, supaya celana dalam tetap kering kalian dapat menggunakan pantyliner supaya lebih praktis.

Tetapi untuk kenyamanan, ada aturan pemakaian pantyliner yang sebaiknya kalian ketahui. Menurut dr Ni Komang Yeni DS, SpOG, dokter obstetrik dan ginekologi dari Bamed Women’s Clinic sebaiknya jangan menggunakan pantyliner lebih dari 3 jam.

“Boleh saja pakai pantyliner. Itu tidak membuat kesehatan vagina terganggu. Tapi harus diganti tiap 3 jam sekali. Tidak boleh lebih dari 3 jam,” katanya.

Pembatasan waktu mengenakan pantyliner tergantung dari produksi keringat. Melakukan aktivitas sehari-hari akan menyebabkan bagian dalam selangkangan dan area vagina akan berkeringat.

“Saat berkeringat, area yang terkena keringat akan lembap. Anda mungkin merasa kering saat memakai pantyliner. Tapi sebenarnya lembap di dalamnya. Area lembap yang bercampur keringat ini bisa tumbuh jamur,” kata dr. Yeni.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengganti pantyliner setiap tiga jam sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *