Benarkah Ceker dan Sayap Ayam Memicu Kanker

 

Reckonwordwide.com – Ketika memakan ceker ayam akan menemukan sensasi yang berbeda bila menikmatinya. Terlebih bila rasanya pedas menggoda, banyak makanan yang mencampurkan ceker ataupun sayap ayam untuk menambah nikmat sebuah makanan. Tetapi belakangan ini terdengar rumor bahwa ceker dan sayap ayam dapat menyebabkan kanker.

Berita ini mengatakan bahwa para peternak ayam menyuntik ayam dengan hormon steroid supaya ayam lebih cepat pertumbuhannya. Sehingga akan menguntungkan para peternak ayam. Mereka menyuntikan hormon tersebut pada sayap, ceker dan leher ayam sehingga pada bagian tersebut dipercaya memiki kandungan hormon paling tinggi.

Para ahli yang ada di Universitas North Carolina State, Universitas Purdue, dan Fakultas Pangan Universitas Arkansas, di Amerika Serikat membantah akan adanya berita tersebut.

Pertumbuhan ayam yang cepat bukan karena adanya suntikan hormon steroid tetapi karena adanya budidaya melalui seleksi genetik. Penyuntikan hormon steroid sudah dilarang sejak tahun 1960.

Badan Keamanan Obat dan Pangan Amerika (Food and Drug Administration) juga mengatakan walaupun terkandung hormon tersebut pada ayam kadarnya masih dalam takaran yang aman dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Kementrian pangan China menanggapi hal ini dengan melakukan berbagai tes pada ayam yang diperjualbelikan oleh berbagai supermarket dan berbagai restoran yang ada di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Dalam tes ini tidak ditemukan kandungan hormon steroid pada ayam-ayam tersebut.

Meskipun ayam negeri tidak mengandung hormon steroid tetapi bukan berarti tidak mengandung bahan kimia. Sebaiknya konsumsi ayam kampung lebih baik dari pada ayam negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *